Analisis Ketahanan dan Kerentanan Pangan Berdasarkan Peta FSVA di Kabupaten Tojo Una-Una

Penulis

  • Ismiyati Program Studi Magister Manajemen , Universitas Indonesia Timur Penulis
  • Nisma Iriani Program Studi Magister Manajemen Penulis
  • Andi Risma Jaya Program Studi Magister Manajemen , Universitas Indonesia Timur Penulis

Kata Kunci:

Ketahanan pangan, FSVA

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Analisis Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Berdasarkan Peta Fsva Di Kabupaten Tojo Una-Una. Berdasarkan Undang-Undang Pangan No. 18/2012, ketahanan pangan merupakan sistem terintegrasi yang mencakup subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Kabupaten Tojo Una-Una merupakan wilayah yang terus berkembang dengan berbagai permasalahan sosial-ekonomi yang berdampak pada kerawanan pangan di tingkat desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indikator ketahanan pangan di tingkat desa pada setiap kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una.

Untuk mengidentifikasi desa-desa dengan tingkat kerawanan pangan yang serupa, dilakukan analisis klaster menggunakan perangkat lunak SPSS yang didasarkan pada indikator nasional dari Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Insecurity and Vulnerability Atlas atau FSVA) Indonesia.

Ditemukan kondisi ketahanan pangan yang beragam di 134 desa di Kabupaten Tojo Una-Una, dan kondisi tersebut dikategorikan ke dalam empat klaster utama. Desa dengan nilai indeks komposit tertinggi di antara keempat klaster ini diklasifikasikan sebagai "tahan pangan sedang" dengan nilai rata-rata 0,44. Di sisi lain, desa dengan nilai indeks komposit terendah diklasifikasikan sebagai "sangat tahan pangan" dengan nilai rata-rata 0,00. Berdasarkan distribusi data, klaster 1 merupakan kelompok terbesar dengan 124 desa, diikuti oleh klaster 2 dengan 3 desa, klaster 3 dengan 5 desa, dan klaster 4 dengan 2 desa. Nilai 0,00 pada setiap indikator yang mencerminkan kondisi sangat tahan pangan digunakan untuk menentukan indikator pembeda bagi setiap tipologi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arifin, Bustanul. 2004. Penyediaan dan Aksesbilitas Ketahanan Pangan (Supply and Accessibility if Food Security). Widyakarya Pangan dan Gizi VIII, 17-19 Mei. Jakarta.

Badan Ketahanan Pangan. 2013. Petunjuk Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi. Badan Ketahanan Pangan, Kementrian Pertanian. Jakarta.

Badan Ketahanan Pangan Jawa Timur dan World Food Programme. 2015. Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Jawa Timur 2015. Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur. Surabaya

Badan Pusat Statistik Tojo Una-Una 2025. Online:http//Ampana Kotakab.bps.go.id.

Diakses pada tanggal 22 Januari 2018

Badan Pusat Statistik Tojo Una-Una dalam Angka 2025. Online:http//Ampana Kotakab.bps.go.id. Diakses pada tanggal 18 Desember 2017

Darajati, W dan Soekartawi dalam Swastika. 2011. Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Pangan untuk Mengentaskan Petani dari Kemiskinan. Diakses pada tanggal 17 Januari 2018

Dewan Ketahanan Pangan. 2006. Kebijakan Umum Ketahanan Pangan 2006-2009.

Jakarta.

Dewan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian RI dan WFP. 2009. Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Indonesia 2009. Jakarta : PT Enka Deli.

Dewan Ketahana Pangan, Kementrian Pertanian dan World Food Programme. 2015. Peta Ketahanan Pangan dan Kerentanan Pangan Indonesia 2015. Dewan Ketahanan Pangan, Kementrian Pertanian dan World Programme. Jakarta: 115

Dewan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian dan World Food Programme. 2009. Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Indonesia (A Food Security and Vulnerability Atlas of Indonesia). PT Enka Deli. Jakarta

FAO, 1997. Assesment of The Household Food Security Situation Based on The Agregate Household Security Index and The Sixth World Food Survey. Commitee on World Food Security. Tweenty-Third Session. Rome.

Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan menggunakan SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

Hair,et al. 2006. Multivariate data analysis. edisi ke-6.pearson education

Hanani, Nuhfil. 2009. Pengertian Ketahanan Pangan. http://www.nuhfil.lecture.ub.ac.id/files/2009/03/pengertian-ketahanan-pangan.pdf. Diakses pada tanggal 26 November 2017.

Hanani, N., Asmara, R., & Rachmatika, A. A. (2013). Tipologi Kecamatan Berdasarkan Ketersediaan Pangan Di Kabupaten Trenggalek. Agricultural Socio-Economics Journal, 12(3), 217-231.

Kartasamita, Ginandjar. 1996. Pembangunan untuk Rakyat; Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta. CIDES

Kasryno, F. 2000. Menempatkan Pertanian sebagai Basis Ekonomi Indonesia : Memantapkan Ketahanan Pangan dan Mengurangi Kemiskinan. Jakarta : Prosiding Widyakarya Pangan dan Gizi 2000. LIPI

Mercy, Corps dalam Hanani. 2009. Swasembada Pangan Versus Ketahanan Pangan. nuhfil.lecture.ub.ac.id. Diakses pada tanggal 15 November 2017

Mutisari, Rini. 2012. Indikator Ketahanan Pangan di Kota Batu. Skripsi.

Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Nindyowati, E. 2001. Rencana Induk Bahan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Timur 2001-2004. Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Surabaya.

Nugroho Condro Puspo., dan Rini Mutisari. 2015. Analisis Indikator Ketahanan Pangan Kota Probolinggo: Pendekatan Spasial. AGRISE. Volume XV No. 3

Pramono, T dalam Swastika. 2011. Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Pangan untuk Mengentaskan Petani dari Kemiskinan. Diakses pada tanggal 17 Januari 2018

Raharto dalam Dewi Rachmatin. 2014. Aplikasi Metode-Metode Agglomerative dalam Analisis Klater pada Data Tingkat Polusi Udara. Jurnal Imliah Program Studi Matematika STIKP. Diakses pada tanggal 19 Februari 2018

Rencana Strategis Badan Ketahanan Pangan Tahun 2015-2019. Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian

Republik Indonesia, 2012. Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 Tentang Pangan. Dewan Ketahanan Pangan. Jakarta.

Rosyadi Imron., dan Didit Purnomo. 2012. Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Desa Tertinggal. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Volume 13 (2) :303-315

Rusastra I. W., Noekman K.M., Supriyati, Erma S., Elizabeth, R., dan Suryadi, M. 2005. Analisis Ekonomi Ketenagakerjaan Sektor Pertanian dan Pedesaan di Indonesia. Jakarta: PSEKP-Badan Penelitian dan Pengmbangan Pertanian, Departemen Pertanian.

Sabarella. 2005. Model Persamaan Struktural Kerawanan Pangan. Thesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Saliem, H.P; M. Ariani; Y. Marisa dan T. B. Purwantini. 2002. Analisis Kerawanan Pangan Wilayah dalam Perspektif Desentralisasi Pembangunan. Laporan Penelitian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Bogor.

Saragih, Bungaran. 1998. Agribisnis : Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Pertanian. Jakarta : Yayasan Mulia Persada Indonesia-PT. Surveyor Indonesia dan Pusat Studi Pembangunan LP-IPB.

Sitepu, Robinson; Irmeilyana dan Berry Gultom. 2011. Analisis Cluster terhadap Tingkat Pencemaran Industri di Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sains. Diakses pada tanggal 11 April 2018.

Soekartawi dalam Swastika. 2011. Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Pangan untuk Mengentaskan Petani dari Kemiskinan. Diakses pada tanggal 17 Januari 2018

Sulistyowati, A dalam Swastika. 2011. Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Pangan untuk Mengentaskan Petani dari Kemiskinan. Diakses pada tanggal 17 Januari 2018

Suprapto, J. 2010. Analisis Multivariat: Arti & Interpretasi. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

Suryana, Ahmad. 2004. Ketahanan Pangan di Indonesia. Makalah pada Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VIII, 17-19 Mei. LIPI. Jakarta.

Ulya, Annisa Izzatul. 2025. Tipologi Desa Berdasarkan Indikator Ketahanan Pangan di Kabupaten Tuban. Skripsi. Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Visi Misi Tojo Una-Una. 2009. Online:www.Ampana Kotakab.go.id/index.php?p-=read-&id=24. Diakses pada tanggal 19 Januari 2018 Website resmi PDAM Delta Tirta Ampana Kota.

Online:http://www.pdamAmpana Kota.co.-id/. Diakses pada tanggal 5 Maret 2018.

Wibowo, Rudi. 2000. Pertanian dan Pangan : Bunga Rampai Pemikiran Menuju Ketahanan Pangan. Jakarta : Sinar Harapan

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-01